Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai pada Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo
Abstract
Sumber daya manusia merupakan faktor penting dalam menentukan keberhasilan organisasi pemerintah dalam memberikan pelayanan publik yang optimal. Oleh karena itu, strategi pengembangan sumber daya manusia menjadi aspek penting untuk meningkatkan kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja pegawai serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pegawai di lingkungan Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan sumber daya manusia dilaksanakan melalui pelatihan teknis dan manajerial, bimbingan teknis secara rutin, rotasi jabatan, sertifikasi profesi, serta kerja sama dengan lembaga eksternal. Proses identifikasi kebutuhan pelatihan dilakukan melalui analisis jabatan, evaluasi kinerja, dan observasi langsung oleh pimpinan. Faktor pendukung pengembangan sumber daya manusia meliputi komitmen pimpinan, ketersediaan anggaran pelatihan, budaya kerja kolaboratif, serta motivasi pegawai untuk meningkatkan kompetensi. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan anggaran, kurangnya regenerasi aparatur sipil negara, kekurangan jumlah pegawai yang menyebabkan rangkap tugas, serta perencanaan pengembangan sumber daya manusia yang belum dilakukan secara sistematis. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan pengembangan sumber daya manusia yang lebih terstruktur dan berkelanjutan guna meningkatkan kinerja pegawai dan kualitas pelayanan publik.
References
Ahmad, A. K. M. (2006). Kamus lengkap bahasa Indonesia. Jakarta: Reality Publisher.
Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
As’ad, M. (2003). Produktivitas kerja pegawai (Ed. 4). Yogyakarta: Liberty.
Bangun, W. (2012). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Erlangga.
Bernardin, H. J., Cooke, D. K., & Villanova, P. (2000). Conscientiousness and agreeableness as predictors of rating leniency. Journal of Applied Psychology, 85(2), 232–236.
Bogdan, R. C., & Biklen, S. K. (2007). Qualitative research for education: An introduction to theory and methods (5th ed.). Boston: Pearson Education.
Boon, C., Den Hartog, D. N., & Lepak, D. P. (2018). Human resource management: People, data, and analytics. New York: Routledge.
Chasanah, N. (2008). Analisis pengaruh empowerment, self efficacy dan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja dalam meningkatkan kinerja pegawai (Doctoral dissertation). Universitas Diponegoro.
Dessler, G. (1997). Human resource management (7th ed.). Upper Saddle River, NJ: Prentice Hall.
Dhany, I. (2018). Strategi peningkatan kinerja perusahaan melalui pengelolaan sumber daya manusia dan keputusan kerja serta dampaknya terhadap produktivitas pegawai. Jurnal JIBEKA, 12(1), 23–31.
Flippo, E. B. (1968). Integrative schemes in management theory. Academy of Management Journal, 11(1), 91–98.
Gomes, F. C. (2002). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
Gouzali, S. (2006). Built in training: Jurus jitu mengembangkan profesionalisme sumber daya manusia. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Guritno, B., & Waridin. (2005). Pengaruh persepsi pegawai mengenai perilaku kepemimpinan, kepuasan kerja dan motivasi terhadap kinerja. Jurnal Riset Bisnis Indonesia.
Hasibuan, M. S. P. (2002). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
Hasibuan, M. S. P. (2011). Ekonomi sumber daya manusia: Teori dan kebijakan. Jakarta: Pustaka LP3ES Indonesia.
Harsuko, R. (2011). Mendongkrak motivasi dan kinerja. Jakarta: Universitas Indonesia Press.
Irawati. (2008). Pengembangan sumber daya manusia berbasis kompetensi sebagai upaya meningkatkan kinerja organisasi. Jakarta: Bumi Aksara.
Iis, S., et al. (2018). Strategi meningkatkan kinerja pegawai dengan disiplin kerja sebagai variabel intervening di Kantor Kementerian Agama Kota Serang. Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen Tirtayasa (JRBMT), 2(1), 97–112.
Kusdyah, R. (2008). Manajemen sumber daya manusia. Yogyakarta: Andi Offset.
Mangkunegara, A. A. A. P. (2005). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mangkunegara, A. A. A. P. (2007). Manajemen sumber daya manusia. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Miftahuddin, et al. (2018). Strategi pengembangan sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja pegawai. Jurnal Manajemen Dakwah, 3(2), 1–16.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mondy, R. W. (2008). Manajemen sumber daya manusia (Edisi ke-10). Jakarta: Erlangga.
Priansa, D. J. (2014). Perencanaan dan pengembangan sumber daya manusia. Bandung: Alfabeta.
Rizal, F., & Rony, Z. T. (2024). Strategi inovatif dalam pengelolaan sumber daya manusia: Meningkatkan kinerja organisasi di era digital. Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi, 5(3), 403–408.
Rosyanti. (2020). Manajemen strategi dalam meningkatkan kinerja pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kota Parepare (Skripsi). IAIN Parepare.
Rowley, C., & Jackson, K. (2012). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Rajawali Press.
Robert, M., et al. (2002). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Salemba Empat.
Ruky, A. S. (2006). Berkualitas mengubah visi menjadi realitas: Pendekatan praktis untuk memperoleh dan mengembangkan sumber daya manusia berkualitas dalam organisasi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Sikula, A. F. (2007). Sistem manajemen kinerja. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Smith, A. W. (1997). Leadership is a living system: Learning leaders and organizations. Human Systems Management, 16(4), 277–284.
Sugiyono. (2014). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suwatno, & Priansa, D. J. (2013). Manajemen sumber daya manusia dalam organisasi publik dan bisnis. Jakarta: Erlangga.
Teo, T., et al. (2011). An assessment of student teachers’ computer attitudes: Applying and extending the technology acceptance model in Asia. Journal of Computer Assisted Learning, 27, 360–373.
Tjiptono, F. (2011). Strategi pemasaran. Yogyakarta: Andi.
Widyastuti, et al. (2019). Manajemen sumber daya manusia pendidikan: Teori, konsep, dan praktik. Jakarta: Salemba Empat.
Yulanda, L. (2019). Strategi peningkatan kinerja pemerintah kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi (Studi di Kecamatan Cerenti). JOM FISIP, 6(1).
Zuriah, N. (2009). Metodologi penelitian sosial dan pendidikan: Teori dan aplikasi. Jakarta: Bumi Aksara.